Ribuan Warga Padati Masjid Raya Medan, Suarakan “Sumatera Utara Lawan Genosida” untuk Palestina

oleh -69 Dilihat
Ribuan Warga Padati Masjid Raya Medan, Suarakan “Sumatera Utara Lawan Genosida” untuk Palestina

Medan | Suasana pelataran Masjid Raya Al-Mahsun Kota Medan, Minggu (19/10/2025), mendadak berubah menjadi lautan solidaritas. Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat tumpah ruah dalam aksi damai bertajuk “Sumatera Utara Lawan Genosida”, mengekspresikan dukungan dan kepedulian mendalam terhadap rakyat Palestina yang hingga kini masih menjadi korban kekerasan di Jalur Gaza.

Aksi ini diinisiasi oleh Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Sumatera Utara sebagai bentuk peringatan dua tahun Thufanul Aqsa, sekaligus pengingat bahwa perjuangan kemanusiaan belum berakhir.

Para peserta datang dari berbagai latar belakang — mulai dari perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kota Medan, pelajar, mahasiswa, aktivis kemanusiaan, hingga tokoh agama. Mereka bersatu dalam satu suara: hentikan genosida di Gaza.

Dalam orasinya, Ketua KNRP Sumut Haris Sucipto menegaskan bahwa tragedi di Gaza bukan lagi sekadar konflik politik, melainkan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia.

“Kami berdiri di sini bukan karena perbedaan agama, tapi karena kemanusiaan. Dunia tidak boleh diam terhadap pembunuhan massal yang terjadi di Palestina. Kami menuntut penghentian genosida dan keadilan bagi para korban. Gencatan senjata saat ini hanyalah jeda, agar masyarakat Gaza bisa kembali bernafas secara normal,” tegasnya.

Aksi damai itu berlangsung khidmat dan penuh semangat. Lantunan doa untuk keselamatan rakyat Palestina menggema di udara, disusul dengan pembacaan puisi kemanusiaan yang menyentuh hati. Grup nasyid asal Medan, Zahyd Nasyid dan Shoutussabab, turut mengisi suasana dengan lagu-lagu perjuangan yang membangkitkan empati.

Tak hanya itu, massa juga menyerukan boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi dengan pendanaan militer Israel, sebagai bentuk nyata perlawanan non-kekerasan dari rakyat Sumut.

Sementara itu, Koordinator Aksi Ulli Agus menegaskan bahwa semangat yang ditunjukkan masyarakat Sumut hari ini mencerminkan komitmen kuat terhadap kemerdekaan Palestina.

“Indonesia memiliki sejarah panjang dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Aksi ini menegaskan kembali sikap bangsa kita: penjajahan di atas dunia harus dihapuskan,” ujarnya lantang.

Ulli juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berkontribusi dalam empat langkah nyata: berdoa untuk Palestina, menyebarkan informasi yang benar, memboikot produk yang mendukung Israel, serta berinfaq membantu korban kemanusiaan di Gaza.

Dengan semangat yang membara dan solidaritas yang meluap, aksi ini menjadi bukti nyata bahwa suara rakyat Sumut tetap teguh berdiri bersama Palestina — menolak kezaliman, dan menyerukan perdamaian bagi dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.